TEKNOLOGI PENGOLAHAN TONGKOL JAGUNG YANG DI PROSES SECARA BIOLOGIS (FERMENTASI) (LITERATUR REVIEW)
DOI:
https://doi.org/10.32534/jkd.v18i1.8459Keywords:
Jagung, Fermentasi, Tongkol Jagung, Biologis, Teknologi PengolahanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai metode pengolahan tongkol jagung secara umum dan biologis melalui fermentasi untuk meningkatkan nilai kandungan nutrisinya sebagai pakan ternak yang berualitas. Metode penelitian ini merupakan studi literatur yang mengkaji berbagai metode pengolahan tongkol jagung secara biologis melalui fermentasi untuk meningkatkan nilai nutrisinya sebagai pakan ternak. Review dilakukan terhadap 20 penelitian terkait yang mencakup berbagai metode fermentasi menggunakan mikroorganisme seperti Aspergillus niger, Trichoderma sp., dan probiotik, serta kombinasinya dengan perlakuan kimia seperti amoniasi. Hasil menunjukkan bahwa proses fermentasi secara signifikan meningkatkan kualitas nutrisi tongkol jagung, dengan peningkatan protein kasar hingga 7,54% dan penurunan serat kasar hingga 25,73%. Penambahan Aspergillus niger dengan konsentrasi optimal dan waktu fermentasi 10-14 hari memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan kecernaan dan nilai nutrisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengolahan tongkol jagung secara biologis merupakan metode yang efektif untuk menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi.
References
Agus Prasetyo, Restuti Fitria, N. H. (2022). Bulletin of Applied Animal Research. Baar, 4(2), 73–81.
Ahmad, M., Tampoebolon, B. I. M., & Subrata, A. (2020). Pengaruh Perbedaan Aras Aspergillus Niger dan Lama Peram terhadap Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Fermentasi Kelobot Jagung Amoniasi secara In Vitro. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 15(1), 1–6. https://doi.org/10.31186/jspi.id.15.1.1-6
Amaliah, R., Nursani, N., & Ramadani, D. (2023). Evaluasi Kualitas Pakan antara Ransum Komplit Berbasis Daun Jati Putih dan Tongkol Jagung pada Ternak Kambing. Buletin Peternakan Tropis, 4(1), 49–54. https://doi.org/10.31186/bpt.4.1.49-54
Fariani., dkk, A. (2018). Pengaruh Penambahan Dosis Urea Dalam Amoniasi Limbah Tongkol Jagung Untuk Pakan Ternak Terhadap Kandungan Bahan Kering, Serat Kasar Dan Protein Kasar. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.29122/jrl.v5i1.1872
Gustiani, E., & Permadi, K. (2015). Kajian Pengaruh Pemberian Pakan Lengkap Berbahan Baku Fermentasi Tongkol Jagung terhadap Produktivitas Ternak Sapi PO di Kabupaten Majalengka. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 17(1), 12. https://doi.org/10.25077/jpi.17.1.12-18.2015
Hastuti, D., A, S. N., & M, B. I. (2011). Pengaruh Perlakuan Teknologi Amofer (Amoniasi Fermentasi) Pada Limbah Tongkol Jagung Sebagai Alternatif Pakan Berkualitas Ternak Ruminansia. Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 55–65.
Hernaman, I., Ayuningsih, B., Ramdani, D., & Al-Islami, R. Z. (2018). Pemanfaatan Filtrat Abu Sekam Padi untuk Mengurangi Lignin Tongkol Jagung. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 20(1), 37. https://doi.org/10.25077/jpi.20.1.37-41.2018
Kriskenda, Y., Heriyadi, D., & Hernaman, I. (2016). Pengaruh Perendaman Tongkol Jagung the Effect of Soaked Corn Cob By Various Concentration of Rice Husk. Majalah Ilmu Peternakan, 19(1), 24–27.
Nahroni, A. T., Haryuni, N., & Alam, Y. (2023). Pengaruh Waktu Sangrai Terhadap Kadar Air, Konsentrasi Aflatoksin Dan Kualitas Fisik Jagung Untuk Pakan Ternak. Journal of Science Nusantara, 3(3), 91–97. https://doi.org/10.28926/jsnu.v3i3.1177
Nusi, M., Utomo, R., & Soeparno. (2011). Pengaruh penggunaan tongkol jagung dalam. Buletin Peternakan, 35(3), 173–181.
Prastyawan, R. M., Tampoebolon, B. I. M., & Surono. (2012). Peningkatan Kualitas Tongkol Jagung Melalui Teknologi Amoniasi Fermentasi (Amofer) Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Serta Protein Total Secara In Vitro [Quality Improvement of Corn Cob by Ammoniation-Fermentation on Dry Matter and Organic. Animal Agriculture Journal, 1(1), 611–621.
Rostini, T., Jaelani, A., & Ali, M. (2022). Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Karakteristik, Kandungan Protein Dan Serat Kasar Tongkol Jagung. Ziraa’Ah Majalah Ilmiah Pertanian, 47(2), 257. https://doi.org/10.31602/zmip.v47i2.7302
Widaningsih, N., Dharmawati, S., & Puspitasari, N. (2018). Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Tongkol Jagung yang Difermentasi dengan Menggunakan Tingkat Cairan Rumen Kerbau yang Berbeda. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian, 43(3), 255–265.
Widiasri, N. L. P., Husni, A., Sutrisna, R., & Liman, L. (2024). Pengaruh Dosis Ragi Tempe Pada Pembuatan Tempe Tongkol Jagung Terhadap Kandungan Nutrisi Untuk Pakan Ternak. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals), 8(1), 100–106. https://doi.org/10.23960/jrip.2024.8.1.100-106
Yahya, R., Irwan, M., & M, A. (2023). Pengaruh Lama Fermentasi Tumpi Jagung Menggunakan Yakult Sebagai Alternatif Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Peternakan Lokal, 5(2), 30–39. https://doi.org/10.46918/peternakan.v5i2.1876.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Argi Rahmadi Muhammad Argi Rahmadi, Zhanubha Cinta Aurelline, Dina Hikmayanti, Lisania Cahya Agustin, Kholiza Kholiza, Fitri Dian Perwitasari, Mus Nilamcaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






