MANAGEMEN PERKANDANG USAHA PETERNAKAN SAPI POTING CV JALU FARM

Authors

  • Muhammad Fadlun Universitas Muhammadiyah Cirebon
  • Fitri Dian Perwitasari universitas muhammadiyah cirebon
  • Bastoni Bastoni universitas muhammadiyah cirebon

DOI:

https://doi.org/10.32534/jkd.v17i1.7070

Abstract

Perkandangan yang baik sangat penting untuk peternakan karena berdampak pada kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan ternak. CV Jalu Farm merupakan salah satu peternakan yang menggunakan sistem manajemen perkandangan untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui managemen perkandangan di CV Jalu Farm. Waktu dan tempat pelaksanan mulai tanggal 6 November 2024 hingga 6 Desember 2024 di CV Jalu Farm Farm. Data dikumpulkan melalui dokumentasi manajemen peternakan, wawancara dengan pemilik dan pekerja peternakan, dan observasi langsung. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan studi kasus deskriptif.  Desain kandang, sistem sanitasi dan ventilasi, manajemen pakan, dan strategi pencegahan penyakit adalah elemen-elemen yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Jalu Farm menggunakan sistem kandang semi terbuka dengan ventilasi yang baik untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi risiko penyakit pernafasan pada ternak. Untuk mengurangi penumpukan kotoran, sistem Untuk menghentikan penyebaran penyakit, CV Jalu Farm juga melakukan vaksinasi dan memantau kesehatan ternak. Namun, masih ada beberapa kendala yang belum terselesaikan. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan lahan yang menyebabkan banyaknya ternak di dalam kandang, dan sistem biosekuriti yang lebih baik untuk menghentikan penyakit menular. Hasil penelitian ini menemukan bahwa manajemen perkandangan CV Jalu Farm secara efektif membantu kesehatan dan produktivitas ternak. Namun, ada beberapa elemen yang masih perlu ditingkatkan, terutama terkait penerapan biosekuriti yang lebih ketat dan manajemen kepadatan ternak. Peningkatan kapasitas kandang, fasilitas sanitasi yang lebih baik, dan edukasi pencegahan penyakit yang lebih baik bagi para pekerja adalah beberapa rekomendasi yang diberikan.

References

Sapi. AMMA: Jurnal …, 1(09), 1070–1077.

Marlina, E. T., Zamzam, D. B., & Hidayati, Y. A. (2019). Pengolahan Terpadu Limbah Ternak Di Kelompok Tani Rancamulya Sumedang. Media Kontak Tani Ternak, 1(1), 5. Https://Doi.Org/10.24198/Mktt.V1i1.21597

Muslimin, M. I., Laksmi, D. N. D. I., & Trilaksana, I. G. N. B. (2022). Waktu Munculnya Estrus Postpartum Pada Berbagai Paritas Pada Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana, 158, 479. Https://Doi.Org/10.24843/Bulvet.2022.V14.I05.P06

Nasihin, A., Susanto, A., & Haryoko, I. (2024). Penerapan Manajemen Pemeliharaan Indukan Sapi Potong Di Loka Pengujian Standar Instrumen Ruminansia Besar. JAGO TOLIS: Jurnal Agrokompleks Tolis, 5(5(1), 59–69. Https://Doi.Org/10.56630/Jago.V5i1.732

Priyanto, D. (2020). Teknik Pemeliharaan Sapi Potong. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Rukmana, R. (2017). Pengelolaan Limbah Peternakan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Sutardi, T. (2019). Manajemen Usaha Peternakan. Jakarta: PT. Penebar Swadaya.

Utama, B. P. (2022). Manajemen Perkandangan Pada Ternak Sapi Potong Di Balai Pembibitan Ternak (Bpt) Talang Bukit. Stock Peternakan, 4(2).

Wahyuni, S., Sutopo, S., & Raharjo, Y. C. (2018). Manajemen Perkandangan Sapi Potong. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Downloads

Published

2025-03-17

How to Cite

Fadlun, M., Perwitasari, F. D., & Bastoni, B. (2025). MANAGEMEN PERKANDANG USAHA PETERNAKAN SAPI POTING CV JALU FARM. Kandang : Jurnal Peternakan, 17(1), 1–11. https://doi.org/10.32534/jkd.v17i1.7070

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>