Persepsi Guru terkait Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Penggerak di Kecamatan Padang Timur Kota Padang

Authors

  • Dwi Anja Sari Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.32534/jjb.v11i3.4907

Keywords:

Persepsi Guru, Pembelajaran Berdiferensiasi, Kata Kunci : Persepsi Guru, Pembelajaran Berdiferensiasi, Sekolah Penggerak

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran dimana guru diharapkan untuk mampu dalam mengakomodir gaya belajar anak yang beraneka ragam dengan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak yang dilihat dari tingkat kesiapan, minat, dan profil belajar anak didik serta guru harus memiliki kreativitas yang menarik perhatian anak-anak. Sekolah Taman Kanak-kanak yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sangat membantu anak usia dini dalam memperoleh ilmu pengetahuan sedari dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman guru tentang pembelajaran berdiferensiasi di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Populasi pada penelitian ini yaitu Guru yang ada di Sekolah Penggerak di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dimana sampel diambil berdasarkan pertimbangan suatu hal. Sampel penelitian terdiri dari 31 responden. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan angket, sedangkan analisis data yang digunakan dengan menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi guru terkait pembelajaran berdiferensiasi di Sekolah Penggerak di Kecamatan Padang Timur Kota Padang menunjukkan angka indeks sebesar 94,78 termasuk kategori tinggi dengan total 31 guru yang ada di Sekolah Penggerak di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dikatakan bahwa persepsi guru terkait pembelajaran berdiferensiasi di Sekolah Penggerak di Kecamatan Padang Timur Kota Padang termasuk kategori tinggi dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi.

References

Amin. (2009). Pembelajaran Berdiferensiasi: Alternatif Pendekatan Pembelajaran Bagi Anak Berbakat. Edukasi, 1, 57-67

Anwar, R. N. (2022). Persepsi Guru Paud Terhadap Pembelajaran Paradigma Baru Melalui Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 98-109.

https://simpuh.kemenag.go.if/regulasi/pe mendiknas_16_07.pdf

Indrawami. (2022). Persepsi Guru Tentang Konsep Merdeka Belajar Mendikbud Nadiem Makarim Dalam Pembelajaran Tematik Di SD Negeri 140 Seluma. Jurnal Pendidikan Tematik Vol. 3, No. 3, Desember 2022, 3, 7-12.

Mahfudz. (2023). PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PENERAPANNYA. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, Vol.2, 534.

Munawar, M. (2022). Penguatan Komite Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 1 Nomor 1 Mei 2022, 1, 65-72.

Purba, Mariati. dkk. 2021. PRINSIP PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI (DIFFERENTIATED INSTRUCTION). Jakarta. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Republik Indonesia.

RAKHMAT, J. (2018). PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Riowati Dan Yoenanto, H. (2022). Peran Guru Penggerak Pada Merdeka Belajar Untuk Memperbaiki Mutu Pendidikan di Indonesia. (Journal Of Education and Instruction) Volume 5, Nomor 1, Juni 2022, 5, 1-16.

Robbins, S. P. (2008). Perilaku Organisasi (12 ed.). (D. Sunardi, Ed., & R. C. Diana Angelica, Trans.) Jakarta: Salemba Empat.

Saputra, W. D. (2022). Persepsi Guru Sekolah Dasar Jakarta Utara Dan Kepulauan Seribu Tentang Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Pgsd Volume 6 No.1 Mei 2022, 6, 28-33.

Setiawan, W. (2021). Persepsi Dosen Pendididkan Bahasa Inggris Fkip Universitas Esa Unggul Terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Forum Ilmiah Volume 18 Nomor 4 Desember 2021, 18, 498-507.

Sobur, A. (2003). PSIKOLOGI UMUM. Bandung: CV PUSTAKA SETIA.

Sudibyo, B. (2007). Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007.

SUGIYONO. (2019). Metode PENELITIAN PENDIDIKAN (Kuantitaif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Tindakan). Bandung: ALFABETA.

Sunyoto, D. (2013). Teori, Kuesioner & Analisis Data Untuk Pemasaran Dan Perilaku Konsumen. Yogyakarta: GRAHA ILMU.

Tomlinson, Carol A & Moon, Tonya R (2013). Assessment and student succes in a differetiated classroom. VA: ASCD. Diakses dari https://books.google.co.id/books?id=IHciAgAAQBAJ&lpg=PP1&hl=id&pg=PA42#v=onepage&q&f=false

Vivi Rahim Hentihu, T. K. (2022). Optimalisasi Peran Guru Penggerak dalam Pendidikan Merdeka Belajar di SMP Negeri 2 Jikumerasa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3, 3 (December, 2022), 3, 409-416.

Walgito, B. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.

Yusuf, A. M. (2013). METODE PENELITIAN Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: KENCANA.

Downloads

Published

2024-01-16

How to Cite

Anja Sari, D. (2024). Persepsi Guru terkait Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Penggerak di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 11(3), 24–34. https://doi.org/10.32534/jjb.v11i3.4907