PERSEPSI PETERNAK SAPI TRADISIONAL TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN DI ACEH TENGGARA

Authors

  • Muttaqinullah RS Universitas Gunung Leuser
  • Joharsah Joharsah Universitas Gunung Leuser,
  • Hadirin Hadirin Universitas Gunung Leuser,
  • Kartono Kartono Universitas Gunung Leuser,
  • Sudarma JA Universitas Gunung Leuser,
  • Aiva Viforit Universitas Gunung Leuser,
  • Unchu Maiwanda Universitas Gunung Leuser,
  • Prastika Prastika Universitas Gunung Leuser,

DOI:

https://doi.org/10.32534/jkd.v18i2.8730

Keywords:

Aceh Tenggara, inseminasi buatan, persepsi, peternak, sapi.

Abstract

Produksi Karkas daging sapi di Provinsi Aceh terus mengalami peningkatan sebagaimana data yang dilaporkan oleh BPS Aceh dari Tahun 2023-2025 dari 13.776.162,51 Kg naik menjadi 20.737.882,64 kg  (50,53%) demikian juga dengan kabupaten Aceh Tenggara yaitu 611.698 kg naik menjadi 1.223.774 kg (100,06%)  hal ini menandakan bahwa permintaan daging sangat tinggi di provinsi Aceh dan khususnya di Aceh Tenggara naik 100% dan menandakan jumlah populasi ternak juga naik signifikan. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak sapi terhadap penerimaan teknologi inseminasi buatan (IB) di Aceh Tenggara. Minat peternak sapi terhadap penerimaan teknologi IB  di Aceh Tenggara. Penilaian peternak sapi terhadap teknologi inseminasi buatan di Aceh Tenggara dan Persepsi peternak terhadap petugas peternakan yang melaksanakan tehnologi IB di Aceh Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 peternak sapi potong yang telah mengadopsi teknologi IB. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak secara umum berada dalam kategori baik, dengan total skor persepsi sebesar 6.255. Penilaian peternak terhadap IB memberikan berbagai manfaat terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas ternak, efisiensi biaya, serta penghematan waktu dan tenaga. Adapun beberapa kendala yang dihadapi peternak seperti kesulitan dalam mendeteksi birahi dan tingkat keberhasilan kebuntingan yang masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan penyuluhan, serta peningkatan akses terhadap inseminator terlatih untuk mendukung keberhasilan adopsi teknologi IB. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dalam pengembangan sektor peternakan sapi secara berkelanjutan.

References

Anggraini, S., & Putra, R. (2017). Penerapan inseminasi buatan dalam peningkatan kualitas genetik sapi potong di Indonesia. Jurnal Ilmu Ternak Indonesia, 19(2), 87–95.

BPS. 2026. Statistik Indonesia Propinsi Aceh. Badan Pusat Statistik. Rilis Publikasi Provinsi Aceh dalam Angka 2026 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. Diakses tanggal 3 Maret 2026.

Bonewati, R., Prasetyo, A., & Lestari, N. (2024). Hubungan Antara Penggunaan Inseminasi Buatan dan Peningkatan Pendapatan Peternak Sapi Potong Di Pedesaan. Jurnal Peternakan Tropika, 11(1), 55–64.

Dwianto, A. (2020). Penerapan Teknologi Inseminasi Buatan dalam Peningkatan Produktivitas Sapi Potong di Daerah Potensial Peternakan. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(3), 145–153.

Ganesti E, Elisia R, Maiyontoni. 2024. Inseminasi Buatan (IB) Peningkatan Kelahiran Ternak dan Pendapatan Usaha Ternak. Jurnal Tropicalanimal. 2(2), https://doi.org/10.24036/jeta.v2i2.63 DOI: https://doi.org/10.24036/jeta.v2i2.63

Gunawan, Afiza, Y., & Sawitri, N. 2025. Persepsi Peternak terhadap Teknologi Inseminasi Buatan di Kecamatan Lubuk Batu jaya Kabupaten Indargiri Hulu. Jurnal Agribisnis Unisi, 14(2), 253–241.

Hayati R, Prihartini NLWW, Atifa Y. 2023. Efektivitas Penerapan Teknik Teknologi Inseminasi Buatan pada Hewan Ternak. Prosisding SEMNAS BIO 2023. UIN Raden Fatah Palembang.

Indrawati, E. (2020). Adopsi Inovasi Inseminasi Buatan Dalam Pengembangan Peternakan Sapi Potong Rakyat. Jurnal Penyuluhan dan Peternakan Berkelanjutan, 8(1), 23–32.

Kusumawati, D., Rahman, F., & Susanto, A. (2024). Efektivitas Teknologi Inseminasi Buatan Terhadap Efisiensi Reproduksi Sapi Potong Di Indonesia. Jurnal Ilmu Ternak dan Teknologi Peternakan, 9(1), 12–21. DOI: https://doi.org/10.30598/ajitt.2024.12.1.21-28

Muttaqinullah. RS, Joharsah, Hadirin, Kartono, Sudarma JA, Carli, Sahpitri, S., Permata, A. (2026). Dampak Bencana Banjir Bandang Terhadap Peternak di Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara. Sagita Academia Journal, 4(1), 38–42. DOI: https://doi.org/10.61579/sagita.v4i1.803

Musriati, L., Fadilah, R., & Saputra, T. (2024). Peran Uji Coba Teknologi Inseminasi Buatan Dalam Meningkatkan Kepercayaan Peternak Terhadap Inovasi Peternakan. Jurnal Inovasi Agribisnis dan Peternakan, 7(2), 101–110.

Pateda, R. (2010). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Peternakan Di Tingkat Kelompok Tani Ternak. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 6(1), 45–54.

PERMENTAN RI. (2025). Pelayanan Perkawinan Ternak. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Nomor 12. Indonesia.

Rahmawati, N., Nugroho, B. D., & Suyadi. (2021). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Adopsi Teknologi Inseminasi Buatan Pada Peternak Sapi Potong Di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 4(2), 77–86.

Riyadi, M., Hartono, T., & Pratama, D. (2023). Penerimaan Sosial Terhadap Penerapan Inseminasi Buatan Dalam Komunitas Peternak Sapi Potong Di Pedesaan. Jurnal Sosial dan Teknologi Peternakan, 5(4), 2atkan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Potong Di Tingkat Peternak Rakyat. Jurnal Pembangunan Peternakan Berkelanjutan, 3(1), 33–42.

Setyawan, B. (2016). Sumber Protein Hewani Dan Perannya Dalam Ketahanan Pangan Di Indonesia. Jurnal Ketahanan Pangan dan Gizi, 10(1), 55–63.

Wahyudi, A. (2021). Pengaruh pengalaman langsung dan observasi hasil terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan pada peternak sapi potong. Jurnal Teknologi Peternakan Terapan, 5(3), 122–130.

Sayed Umar, A., Wibowo, H., & Zulfahmi, R. (2025). Pendampingan Teknis Dalam Meningkdalam teknologi Inseminasi Buatan di Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat. Tesis. Universitas

Published

2026-07-28

How to Cite

PERSEPSI PETERNAK SAPI TRADISIONAL TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN DI ACEH TENGGARA. (2026). Kandang : Jurnal Peternakan, 18(2), 107-113. https://doi.org/10.32534/jkd.v18i2.8730