Peran Mediasi Knowledge Management di Industri Manufaktur: Antara Kepemimpinan dan Inovasi

  • Gusti Nyoman Budiadnyana STMIK Insan Pembangunan
  • Ipang Sasono STMIK Insan Pembangunan
  • Dewiana Novitasari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Insan Pembangunan
  • Suroso Suroso STMIK Insan Pembangunan
  • Didi Sutardi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Insan Pembangunan

Abstract

Faktor kurangnya pengetahuan telah disebutkan sebagai salah satu faktor penghambat kinerja inovasi organisasi. Mengingat masalah ini, penelitian ini mencoba untuk menyelidiki praktik dan efek knowledge-oriented keadership terhadap proses manajemen pengetahuan, dan juga pengaruh implementasi proses knowledge management (dengan dimensi knowledge acquisition, knowledge dissemination, dan knowledge application) terhadap kinerja inovasi di industry manufaktur. Pendekatan Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari 170 karyawan manajerial dari salah satu perusahaan manufaktur di Tangerang Indonesia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa knowledge-oriented leadership memberi pengaruh yang positif dan signifikan terhadap proses manajemen pengetahuan. Demikian juga, seluruh dimensi proses manajemen pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja inovasi. Akhirnya, berdasarkan temuan yang diperoleh, rekomendasi dan saran untuk penelitian selanjutnya telah diberikan dalam pembahasan lanjut penelitian ini.

Published
2021-04-16
How to Cite
Budiadnyana, G., Sasono, I., Novitasari, D., Suroso, S., & Sutardi, D. (2021). Peran Mediasi Knowledge Management di Industri Manufaktur: Antara Kepemimpinan dan Inovasi. Value : Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 16(1), 141 - 156. https://doi.org/10.32534/jv.v16i1.1804

Most read articles by the same author(s)