PENGALAMAN KOMUNIKASI SISWA MELAKUKAN KELAS ONLINE SELAMA PANDEMI COVID – 19

Abstract

Artikel ini fokus membahas tentang pembelajaran kelas daring (online) selama COVID-19. Adapun obyek yang dianalisis berupa pengalaman komunikasi siswa selama mengikuti kelas online. Tujuan penulisan artikel yaitu untuk mengkonstruksi pengalaman tersebut sehingga membangun konsensus bersama antar siswa tentang pengalaman komunikasi selama melakukan kelas online.  Artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan di kota Bandung dengan melibatkan beberapa siswa melalui teknik purposif. Pendekatan yang digunakan adalah kualiltatif dengan studi fenomenologi. Pengambilan data melalui wawancara online. Penelitian menemukan pengalaman tentang kekuatan dan kelemahan belajar online. Kekuatan belajar online mampu membantu siswa untuk mendapatkan pengayaan materi melalui akses internet. Kelas online juga lebih fleksibel, tidak terbatas ruang dan waktu. Kelemahan kelas online yaitu tidak mampu membangun motivasi belajar siswa karena keterbatasan komunikasi dua arah. Hal tersebut juga mengakibatkan siswa pasif, berkurangnya interaksi dengan guru maupun dengan teman. Siswa juga menilai pembelajaran tidak dinamis karena siswa maupun guru tidak bisa menangkap pesan secara keseluruhan baik verbal dan nonverbal . Pengalaman tentang kekuatan dan kelemahan belajar online mencerminkan dua karakteristik siswa (1) siswa yang merasa nyaman dengan kelas online dan (2) siswa yang lebih memilih belajar langsung di kelas. Karakteristik siswa nyaman belajar online kecenderungannya adalah siswa pasif, membatasi sosialisasi, tidak terlalu aktif mengikuti kegiatan sekolah seperti ekstrakurikuler. Sedangkan siswa yang memilih belajar secara tatap muka di kelas, memiliki karakteristik sebaliknya seperti ramah, suka bersosialisasi, aktif dikelas maupun aktif bergabung dalam kegiatan sekolah.

Published
2020-07-06
How to Cite
Hidayat, D., & Noeraida, N. (2020). PENGALAMAN KOMUNIKASI SISWA MELAKUKAN KELAS ONLINE SELAMA PANDEMI COVID – 19. JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek, 3(2), 172-182. https://doi.org/10.32534/jike.v3i2.1017
Section
Articles