KENDALA DAN SOLUSI GURU KETIKA PEMBELAJARAN ANAK TUNADAKSA DI LINGKUNGAN KELAS

Authors

  • Sofi Umi Muslimah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.32534/jjb.v13i3.8142

Keywords:

pendidikan inklusif, tunadaksa,sarana prasarana, kompetensi guru, kendala dan solusi

Abstract

Pendidikan inklusif di Indonesia merupakan upaya untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua peserta didik, termasuk anak tuna daksa yang memiliki hambatan fisik. Namun, pelaksanaan pembelajaran inklusif di sekolah reguler masih menghadapi berbagai kendala. Permasalahan utama meliputi keterbatasan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas, rendahnya kompetensi guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sekolah dan masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan partisipasi aktif anak tuna daksa dalam proses pembelajaran serta menghambat perkembangan potensi mereka secara optimal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran inklusif serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Metode penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru yang mengajar di kelas reguler dengan siswa tuna daksa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan fasilitas fisik, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, serta kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua merupakan faktor kunci dalam menciptakan pembelajaran yang efektif bagi anak tuna daksa. Strategi pembelajaran adaptif dan lingkungan belajar yang inklusif terbukti dapat meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan inklusif yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak tuna daksa di Indonesia.

 

References

Akbar, B. F., & Suparmi, S. (2024). Peran Sarana Sekolah dalam Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan bagi Siswa Tuna Daksa di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Basicedu, 8(4), 2371–2379. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i4.7488

Andini, I. F. (2024). Pendidikan Inklusi pada Anak Berkebutuhan Khusus “Tunadaksa.” Jurnal Inovasi Akademik, 2(2), 1–8.

Jardinez, M. J., & Natividad, L. R. (2024). The The Advantages and Challenges of Inclusive Education: Striving for Equity in the Classroom. Shanlax International Journal of Education, 12(2), 57–65. https://doi.org/10.34293/education.v12i2.7182

Putri, N. M. S., Rohim, A., Irawati, Nurdiana, & Siswoyo, A. A. (2024). Strategi Mendukung Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus TunaDaksa Di SLB Negeri Keleyan Bangkalan. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial, 2(5), 63–69.

Utami, I. S., Budi, S., Arnez, G., & Yulita, M. (2023). Model Layanan Pendidikan Bagi Anak Tunadaksa Di Sekolah Inklusif. Jurnal Pendidikan, 32(1), 145–152. https://doi.org/10.32585/jp.v32i1.3570

Yohanna, I. I., & Nisa, F. (2025). Kendala dan Solusi dalam Proses Pembelajaran Anak Tunadaksa di SLB Negeri Banda Aceh. Journal of Early Childhood Education Studies, 5(1), 103–115.

Zumratun, Z. (2023). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Tuna Daksa) Di Sekolah Luar Biasa (Slb) Desa Tente Kec. Woha. Fashluna, 4(1), 78–86. https://doi.org/10.47625/fashluna.v4i1.478

Downloads

Published

12-02-2026

How to Cite

KENDALA DAN SOLUSI GURU KETIKA PEMBELAJARAN ANAK TUNADAKSA DI LINGKUNGAN KELAS. (2026). Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 13(3), 38-46. https://doi.org/10.32534/jjb.v13i3.8142