INOVASI MAKANAN SELINGAN MPASI BERBASIS TAHU: STRATEGI PEMBERDAYAAN IBU BALITA UNTUK OPTIMALISASI GIZI ANAK
DOI:
https://doi.org/10.32534/jsikap.v4i1.8115الكلمات المفتاحية:
complementary feeding، snacks، tofu، toddlersالملخص
Periode usia 6–24 bulan merupakan fase kritis dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang menentukan kualitas pertumbuhan anak. Pada masa ini, kebutuhan gizi meningkat sehingga diperlukan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bergizi seimbang, termasuk makanan selingan tinggi protein. Tahu sebagai sumber protein nabati berpotensi dikembangkan menjadi makanan selingan bergizi bagi balita. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pembuatan makanan selingan MP-ASI berbasis tahu melalui pelatihan dan demonstrasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, praktik pembuatan puding tahu, serta evaluasi melalui observasi, umpan balik, dan diskusi kelompok dengan peserta 35 ibu balita di Desa Sukajadi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman tentang manfaat tahu dan kemampuan mengolahnya menjadi MP-ASI bergizi. Puding tahu mengandung energi 137 kcal dan protein 6,4 g per sajian, memenuhi 10–15% kebutuhan protein harian balita. Pelatihan dinilai mudah diterapkan, ekonomis, dan efektif memberdayakan ibu dalam penyusunan MP-ASI seimbang. Program ini berpotensi mendukung optimalisasi gizi anak dan pencegahan stunting di masyarakat.
Kata kunci: MPASI; Makanan Selingan; Tahu; 1000 HPK
التنزيلات
التنزيلات
منشور
إصدار
القسم
الرخصة
الحقوق الفكرية (c) 2025 Restu Amalia Hermanto, Suci Amalia

هذا العمل مرخص بموجب Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.