Nilai Kebijaksanaan Filosofi Stoisisme dalam Pengendalian Stress

  • Adi Iwan Hermawan Universitas Muhammadiyah Malang
Keywords: kebijaksanaan, stress, dikotomi kendali, stoisme

Abstract

Rumusan masalah bagaimana penerapan teori kebijaksanaa filosofi stoisisme dalam penanggulangan stress? Serta Bagaimana Fungsi kebijaksanaan filosofi stoisisme dalam penanggulangan stress?. Tujuan penelitian ini untuk melihat penerapan dan fungsi kebijaksanaan pada filosofi stoisisme dalam upaya menanggulangi stress. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dilakukan dengan cara menganalisis berbagai literatur filosofi stoa. Objek penelitian ini adalah stress (Daily hassles and Personal Stressor). Teknik analisis menggunakan metode deskripsi yaitu memberikan penjelasan yang jelas yang disertai literatur tentang teks atau naskah. Deskripsi mendiskusikan tentang konsep dan ide. Interpretasi data menggunakan metode konten analisi, metode ini digunakan untuk melihat dokumen atau manuskrip.  Hasil dan pembahasan stress dapat dihindarkan dengan menerapkan Dikotomi kendali yaitu pola pikir S-T-A-R-S (Stop, Think and Asses, Respond) serta fungsinya dapat Menghadapi kesusahan dan musibah, Mengendalikan Interpretasi personal dan persepsi, Memperkuat Mental

References

Cathrin, S. (2021). Konsep Tuhan , Alam , dan Manusia dalam Tradisi Begawi Cakak Pepadun Lampung?: Sebuah Kajian Metafisika. 12(1), 109–134.
Habsy, B. A. (2018). Konseling Rasional Emotif Perilaku: Sebuah Tinjauan Filosofis. Indonesian Journal of Educational Counseling, 2(1), 13–30. https://doi.org/10.30653/001.201821.25
Huda.Faiq, dkk. (2021). NILAI – NILAI AKHLAK ISLAM DALAM IKLAN TEH BOTOL SOSRO ?. XV.
Istiningtyas, L. (2013). Kepribadian Tahan Banting (Hardness Personality) Dalam Psikologi Islam. Jurnal Ilmu Agama UIN Raden Fatah, 14(1), 81–97.
Juniarni,Lia, dkk. (2021). “ Sehat Mental for Caregiver Melalui Pelatihan Penerapan Metode Stoisisme Untuk Menurunkan Stres?: " Mental Health for Caregiver Through Training on the Application. 1(September 2021).
Putri, A. W., Wibhawa, B., & Gutama, A. S. (2015). Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia (Pengetahuan, Dan Keterbukaan Masyarakat Terhadap Gangguan Kesehatan Mental). Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 252–258. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.13535
Raco, J. (2018). Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya. https://doi.org/10.31219/osf.io/mfzuj
Rustiawan, H. (2019). Perspektif Tentang Makna Baik Dan Buruk. Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 132. https://doi.org/10.32678/geneologipai.v6i2.2337
Setyabudi, M. N. P. (2018). Toleransi: Dari Pengalaman Sejarah menuju Konstruksi Teoritis. WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 2(1), 103–111. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2018.002.01.8
Somawati, A. V. (2021). Stoisisme dan Ajaran Agama Hindu; Kebijaksanaan Pembentuk Karakter Manusia Tangguh. Genta Hredaya, 5(1), 78–87.
Syarifuddin, A., Fitri, H. U., & Mayasari, A. (2021). Konsep Stoisisme untuk Mengatasi Emosi. 3(2), 99–104.
Tumanggor, R. O. (2018). Pemahaman Well-Being Dari Perspektif Filsafat. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(1), 350. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1628
Vogt, K. M. (2021). The stoic conception of law. Polis (United Kingdom), 38(3), 557–572. https://doi.org/10.1163/20512996-12340350
Published
2022-07-04
How to Cite
Hermawan, A. (2022). Nilai Kebijaksanaan Filosofi Stoisisme dalam Pengendalian Stress. SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat Dan Komunikasi, 16(01), 48-53. https://doi.org/10.32534/jsfk.v16i01.2422