PENGARUH TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI KEPALA PADA PENGIDAP HIPERTENSI MASYARAKAT LANSIA DI KELURAHAN WATUBELAH
DOI:
https://doi.org/10.32534/Keywords:
hipertensi, intensitas nyeri, relaksasi nafas dalamAbstract
Latar Belakang Hipertensi biasanya dimulai sebagai penyakit yang ringan lalu perlahan berkembang ke kondisi yang parah atau berbahaya (Mulyadi, 2015). Salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia adalah tekanan darah tinggi (hipertensi), Diperkirakan 1,13 miliar atau sekitar 15% orang di seluruh dunia menderita hipertensi, dua per tiganya tinggal dinegara berpenghasilan rendah dan menengah.
Metode Desain penelitian ini adalah quasy eksperimental dengan jumlah sampel 90 orang. Proses analisis data menggunakan uji parametrik t (Paired Sampel t- test).
Hasil Hasil uji statistik dengan Paired Sampel t-test pada kelompok intervensi diperoleh nilai signifikasi (p) = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 sehingga Ha diterima, artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test pada kelompok intervensi setelah diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan kelompok kontrol 0,331 yang berarti Ha ditolak, artinya bahwa tidak terdapat perbedaan antara pre-test dan pos-tes.
Kesimpulan ada pengaruh terapi relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri kepala pada pengidap hipertensi .
References
Hartiningsih. S. et al. (2021). Terapi Relaksasi Nafas Dalam berpengaruh terhadap Tekanan Darah pada Lansia penderita Hipertensi.
M., N. (2017). Efektivitas antara Terapi Relaksasi Nafas otot progresif dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi di Desa Pulau Birandang Wilayah kerja Puskesmas Kampar Timur Tahun 2017. Jurnal Ners Universitas Pahlawan Tuanku Tambosai., 13(1), 123-128.
Abel, N., Contino, K., Jain, N., Grewal, N., Grand, E., Hagans, I., Hunter, K., Roy, S. (2016). Eight Joint National Committee (JNC-8) Guidelines and The Outpatient Management Of Hypertension in the African-American Population. 439-445.
Nurtanti. S. et al. (2017). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk mengurangi Nyeri Kepala pada penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan GSH., 6(2), 27-32.
Surayitno.E. et al. (2020). Pendampingan Lansia dalam Pencegahan Komplikasi Hipertensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan., 4(1), 518-521.
Anam. K. et al. (2016). Gaya hidup sehat mencegah penyakit hipertensi. Jurnal Langsat, 3(2), 97-101. Aprilia.
C. et al. (2020). Peningkatan Pengetahuan dan keterampilan pengukuran Tekanan Darah pada pasien Hipertensi bagi kader Kesehatan di Puskesmas Samangan Depok. Jurnal Pengabdian., 4(2), 190-198.
Cahyati. L. et al. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di RSUD DR Soeratno. Jurnal Profesi Keperawatan., 6(1), 61-75.
Bell, K., Pharm, D. (2018). Hypertension: The Silent Killer: Updated JNC-8 Guideline Recommendations. 3-7.
Fadilla. R. et al. (2020). Pengalaman Penderita Hipertensi dalam Penurunan Nyeri Kepala dengan Terapi non Farmakologi di Rumah Sakit Islam Siti Khodijah Palembang. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 90(18), 76-88. Hariawan.
H. et al. (2020). Pelaksanaan Pemberdayaan Keluarga dan senam Hipertensi sebagai Manajemen Diri penderita Hipertensi. Jurnal 76 Pengamas Kesehatan Sasambo, 1(2), 75-79.
Hastomo. M. et al. (2018). Teknik Relaksasi Nafas Dalam trhadap Skala Nyeri pada saat pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia., 3(2), 436-442.
Juwita. L. (2018). Pengaruh Nafas Dalam terhadap Tekanan darah pada lansia pasien Hipertensi. 1(2), 51-59.
Masnina. R. et al. (2018). Terapi Relaksasi Nafas mempengaruhi Penurunan Tekanan Darahpada Pasien Lansia dengan Hipertensi. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan., 5(2), 120-128.
Parinduri. J. et al. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada pasien Hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Sidangkal. Indonesia Tush Health Journal., 3(2), 374-380.
Achmanto. T. et al. (2020). Managemen non farmakologi terhadap penurunan nyeri kepala pada pasien hipertensi.
Basutei, Y., Prayogi, A.S., Dewi, S.C., (2019), Gambaran Tingkat Kecemasan Mahasiswa Dalam Menjalani Uji Pra Klinik Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekes Kemenkes Yogyakarta Tahun 2019, Skripsi, Program Studi Keperawatan Poltekes Kemenekes Yogyakarta, Yogyakarta.
Bell, K., Pharm, D. (2018). Hypertension: The Silent Killer: Updated JNC-8 Guideline Recommendations. 3-7 Sutarga, I
WHO., (2018), The Prevalence and Risk Factors of Hipertension in Asia, World Health Organization.
Cabrera, C.I., Duenas, J.M., Gonzales, M.B.M., Blanco, R.N., Coria, M.D., Pino, M. (2020). Cognitive Functioning, Life Satisfaction, and Their Relationship With The Financial Attitudes Of Older Individuals Who Participate In an Active Aging Program. 10, 1-8.
Damanik, S.M., Hasian. (2019). Modul Bahan Ajar keperawatan Gerontik. Universitas Kristen Indonesia. Jakarta.
Sya’diyah, Hidayatus., (2018), Keperawatan Lanjut Usia, Sidoarjo, ISBN : 978- 602-6417-76-3.
WHO., (2018), The Prevalence and Risk Factors of Hipertension in Asia, World Health Organization.