TREND TAFSIR KONTEMPORER: Komparasi Prosedur Kerja antara Ma’na Cum Maghza dan Tafsīr Maqāṣidī
Komparasi Prosedur Kerja antara Ma’na Cum Maghza dan Tafsīr Maqāṣidī
DOI:
https://doi.org/10.32534/amf.v7i2.8426Kata Kunci:
trend tafsir kontemporer, ma’na cum magza, tafsir maqāṣidī, washfi ‘asyur, abdul mustaqimAbstrak
Artikel ini membandingkan pendekatan Ma’na Cum Magza milik Sahiron dan Tafsir Maqāṣidī milik Washfi ‘Asyur dan Abdul Mustaqim. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi dan metode komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi pola dan prosedur teknis kedua trend tafsir tersebut memiliki persamaan, namun teori signifikansi dalam Ma’na Cum Magza menuntut penelusuran yang lebih kompleks diantaranya kajian intertekstualitas, intratekstualitas dan analisis historis makro. Sehingga secara teknis Ma’na Cum Magza lebih memudahkan pelacakan konteks historis turunnya ayat, dan lebih memudahkan penentuan ma’na dan magza yang mungkin dipahami oleh Rasul saw dan para sahabatnya. Sedangkan penelusuran ma’na dan maqasid dalam Tafsir Maqasidi lebih menyandarkan pada analisis maqasid usul al-khamsah (agama, jiwa, keturunan, akal dan harta) sebagaimana dalam maqasid syari’ah. Di sisi lain, penyandaran analisis pada usul al-khamsah lebih mengutamakan kehati-hatian dalam penetapan hukum syara’ dari ayat, misalnya ketika harus memahami ayat yang dinilai mengandung gair ma’qulat al-ma’na menurut penafsiran Ulama Islam yang telah disepakati. Perbandingan ini merupakan sampel semata, model analisis Tafsir Maqasidi memiliki beberapa model selain ketiga pemikir tersebut.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Zaeni

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.