RELEVANSI KESALEHAN IBU TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK PERSPEKTIF AL-QURAN

Studi QS. Ali Imran: 35-36

Penulis

  • Sufrin Efendi Lubis Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan image/svg+xml
  • Riem Malini Pane UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

DOI:

https://doi.org/10.32534/amf.v7i1.7216

Kata Kunci:

relevance, mistake, mother, son, ali imran

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi kesalehan seorang ibu di dalam rumah tangga terhadap perkembangan kepribadian anak. Penelitian ini  merupakan  penelitian  kualitatif  dengan  jenis  kepustakaan. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  ada  empat point sebagai bukti tentang kuatnya relevansi perkemangan kepribadian anak dengan kesalehan ibu. Pertama, anak merupakan titipan Allah SWT., yang bersifat fitrah dan orang tua terkhsus ibu berkewajiban untuk menjaga fitrah tersebut. Kedua, ayah dan ibu memiliki kewajiban yang sama terhadap anak namun dengan proporsi yang berbeda, ayah lebih ditekankan pada pemenuhan yang bersifat materil; makanan dan pakaian, sementara ibu ditugaskan untuk mendampingin perkembagan psikis dan emosional anak. Ketiga,  ibu adalah aktor utama yang membentuk kepribadian anak, oleh sebab itu ibu berperan sebagai guru yang menentukan arah perkebangan kepribadian anak. Keempat, perkembangan seseorang dipengaruhi oleh lingkungannya dan ibu menjadi sosok yang paling intens berinteraksi dengan anak, baik dan atau buruknya anak banyak ditentukan ibu yang menyertainya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Riem Malini Pane, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

    Doktor pada bidang Bimbingan dan Konseling

Diterbitkan

2025-04-25

Cara Mengutip

RELEVANSI KESALEHAN IBU TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK PERSPEKTIF AL-QURAN: Studi QS. Ali Imran: 35-36. (2025). Al-Mufassir: Jurnal Ilmu Alquran, Tafsir Dan Studi Islam, 7(1), 81-102. https://doi.org/10.32534/amf.v7i1.7216